Kanye West akhirnya menelurkan album studio kedelapan bertajuk Ye. Album ini memuat tujuh nomor lagu yang melibatkan sejumlah musisi lain di antaranya Ty Dolla Sign, Jeremih, Kid Cudi dan 070 Shake.

Dilansir dari Pitchfork, album Ye resmi dirilis melalui digital platform per 1 Juni 2018.

Kanye West menyebut punya alasan tersendiri menggunakan nama ‘Ye‘ untuk album barunya itu. Bukan hanya berasal dari namanya sendiri, Kanye menyebut ‘Ye’ terinspirasi dari Bibel.

“Saya percaya ‘ye’ adalah kata yang paling umum yang ada di dalam Bibel, dan di Bibel ini bermakna ‘kau’,” kata West saat berbincang dengan pembawa acara radio Big Boy saat listening party ‘Ye’ di Wyoming, akhir Mei lalu.

Delapan nomor lagu dalam album Ye di antaranya, I Thought About Killing You, Yikes, All Mine, Wouldn’t Leave, No Mistakes, Ghost Town, dan Violent Crimes.

Dalam lagu Yikes, Kanye merujuk pada kampanye #MeToo dan mencatut nama Russell Simmons.

Russell Simmons wanna pray for me too/Wanna pray for him ’cause he got MeToo’d,” bunyi penggalan lirik Yikes.

Lagu tersebut juga merujuk pada Wiz Khalifa dan Korea Utara. Pada akhir lagu ia berkata, “That’s my bipolar shit what/that’s not a disability that’s my superpower/I’m a superhero.”

Sebelumnya, Kanye sempat absen selama 11 bulan di Twitter. Ia kembali muncul dengan cuitan kontroversial, salah satunya bunyi cuitan bentuk dukungan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Bulan April lalu Kanye menyebut Trump sebagai saudara. Ia bahkan sempar mengunggah foto bersama Trump sambil mengenakan topi bertuliskan “Make America Great Again” yang merupakan slogan kampanye Trump. Pada April 2018, Kanye merilis lagu Kanye West vs. the People single duetnya bersama T.I. yang difungsikan sebagai debat politik.

Setelah ini, Kanye dikabarkan akan merilis album baru bersama Kid Cudi, Nas, dan Teyana Taylor yang diprediksi akan keluar pada 8, 15, dan 22 Juni nanti

 

Sumber : Metrotvnews

Gambar : Billboard